Profil Yayoi Kusama, Seniman Legendaris Jepang yang Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun
Kusama bahkan menjual bola-bola tersebut kepada pengunjung. Aksi itu kemudian dihentikan penyelenggara.
Bertahun-tahun kemudian, perjalanan Kusama di Venice mengalami perubahan dramatis. Pada 1993, ia kembali ke Venice Biennale sebagai perwakilan resmi Jepang.
Setelah bertahun-tahun berada di Amerika Serikat, Kusama kembali ke Jepang pada 1973.
Di Jepang, ia kembali mengembangkan karya visual sekaligus menulis fiksi dan puisi. Ia juga terus membuat patung luar ruang, instalasi berskala besar dan Infinity Mirror Room.
Kusama kemudian memilih tinggal di sebuah rumah sakit jiwa di Tokyo. Ia tinggal di sana secara sukarela selama puluhan tahun, sementara studio tempatnya bekerja berada tidak jauh dari fasilitas tersebut.