TOP 5, Saudi Hentikan Sementara Ibadah Umrah dan Kasus Pemerasan Pengemudi Ojek Senilai Rp750.000

Tuty Ocktaviany ยท Jumat, 28 Februari 2020 - 21:21 WIB

JAKARTA, iNews.id – Penghentian sementara izin masuk untuk jamaah umrah terkait wabah virus korona (Covid-19) yang dilakukan Arab Saudi menjadi perhatian serius banyak negara. Hal ini juga menyita perhatian paling banyak pembaca dan menempati posisi pertama iNews.id Top 5.

Seperti dilaporkan kantor berita SPA, Kamis (27/2/2020), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan bahwa otoritas kesehatan Saudi mengikuti perkembangan terkait penyebaran virus korona yang kini juga telah menjangkiti negara tetangga di Timur Tengah, seperti Kuwait, Bahrain, dan Oman. Untuk itu, kerajaan merasa perlu mengambil tindakan pencegahan yang dampaknya memengaruhi perjalanan menuju dan keluar negara Teluk tersebut.

Di posisi kedua, ditempati pemberitaan soal jumlah tewas banjir yang melanda Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mencapai sembilan orang, seperti dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sementara itu, sebanyak 19.901 warga mengungsi.

Kemudian soal pengunduran diri Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad ke Raja Malaysia, Senin (24/2/2020) sekitar pukul 13.00 waktu setempat, juga menyita perhatian dan menempati posisi ketiga. Keputusan ini sangat mengejutkan, mengingat Mahathir menegaskan dia tak akan mundur setidaknya sampai pelaksanaan KTT APEC pada Novomber 2020, di mana Malaysia menjadi tuan rumah.

Menurut sumber kepada The Straits Times, langkah ini kemungkinan akan disusul oleh deklarasi dukungan agar pria 94 tahun itu terus berkuasa sampai akhir periode. Dia menilai pengunduran diri ini kemungkinan hanya siasat untuk membatalkan perjanjian transisi kepemimpinan dari Mahathir kepada Anwar Ibrahim.

Lalu posisi empat, terkait penetapan dua tersangka kasus susur Sungai Sempor di Sleman oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (24/2/2020). Dengan demikian, terdapat tiga orang tersangka dalam perkara yang menewaskan 10 siswa SMP Negeri 1 Turi tersebut.

"Gelar perkara penyidik siang tadi, ada dua tersangka baru dengan inisial R dan DS," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto, Senin (24/2/2020).

Menurut Yulianto, sampai saat ini 22 orang yang diperiksa sebagai saksi. Mereka terdiri dari tujuh pembina pramuka, tiga kwarcab, tiga pengelola wisata, dua siswa selamat dan satu kepala sekolah. Selain itu, polisi juga memeriksa enam orangtua korban. Setelah dilakukan penetapan tersangka, polisi langsung melakukan penahanan kepada keduanya.

Di posisi kelima yang tidak kalah mencuri perhatian, yaitu penangkapan tiga pengemudi ojek pangkalang di Kalideres oleh polisi, karena melakukan pemerasan kepada penumpang senilai Rp750.000. Saat diamankan di rumahnya, mereka tak berkutik.

Sementara itu Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat telah menyita tiga unit motor yang digunakan pelaku. Saat ini, ketiganya diperiksa intensif Polsek Tanjung Duren.

Video Editor: Ifaldi Musyadat
Cameraman: Dharma Pandularas

Editor : Tuty Ocktaviany