Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Advertisement . Scroll to see content

6 Alasan Negara Thailand tidak Pernah Dijajah, dari Buffer State hingga Soal Hasil Bumi

Rabu, 23 Februari 2022 - 05:53:00 WIB
6 Alasan Negara Thailand tidak Pernah Dijajah, dari Buffer State hingga Soal Hasil Bumi
Pemandangan salah satu kawasan di Ibu Kota Thailand, Bangkok. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Semua cara itu dilakukan agar ketika Bangsa Eropa datang ke Thailand, mereka mengira masyarakatnya bukanlah orang-orang terbelakang, sehingga bisa menjadi kawan.

4. Perjanjian Browing

Perjanjian ini disepakati oleh Gubernur Hong Kong, John Browing, saat Inggris masih menduduki kota di China itu. Isi dari perjanjian itu antara lain menghapuskan monopoli pajak perdagangan luar negeri. 

Hal itu tentu saja merugikan Siam dan sangat menguntungkan Inggris. Namun, Raja Chulalongkorn sengaja melakukan itu agar Siam tidak dijajah dan ekonomi Siam terintegrasi dengan ekonomi luar negeri dari segi perdagangan dan investasi. 

5. Kerja sama pada Perang Dunia I

Pada 1917, Thailand bekerja sama dengan Inggris dan Prancis melawan Jerman, Austria, dan Hungaria. Dengan begitu, Thailand mendapat dukungan dari Prancis dan Inggris karena memiliki musuh yang sama.

Pasukan Thailand dikirim ke Prancis untuk melakukan misi di Blok Sekutu karena mampu mengetahui taktik dan strategi perang Barat. Perjanjian ini menjadikan Thailand mendapat kursi pada Konferensi Versailles.

6. Minim hasil bumi

Tidak seperti umumnya negara-negara Asia Tenggara yang memiliki hasil bumi yang melimpah, Siam atau Thailand memiliki hasil bumi yang minim. Karenanya, banyak bangsa Eropa merasa tidak tertarik menduduki Thailand.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut