Ancam Bunuh Joe Biden, Pria AS Serahkan Diri ke Polisi
Penyidik juga mendapati informasi di ponselnya tentang cara membuat bom serta tempat-tempat untuk mendapatkan bahan peledak.
Setelah posting-an itu, Biro Penyelidikan Federal (FBI) menggelar penyelidikan dan menindaklanjuti. Kasus lalu dilanjutkan Kepolisian Negara Bagian Michigan yang kemudian merujuk ke kantor jaksa agung.
"Mengancam pejabat terpilih melanggar hukum dan kantor saya akan menuntut mereka yang mencoba mengintimidasi atau meneror para pemimpin negara bagian dan federal," kata Jaksa Agung Michigan Dana Nessel, dikutip dari Associated Press, Rabu (17/3/2021).
Docter dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan pendahuluan pada 15 April.
Sementara itu orangtua Docter mengaku terkejut dengan kasus yang menimpa anak mereka. Dalam pernyataan yang dirilis agensi humas, keluarga masih mempertimbangkan upaya selanjutnya.
“Sebagai keluarga, kami terkejut mengetahui dakwaan terhadap putra kami. Kami sedang mengevaluasi dan bekerja sama dengan penasihat hukum untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya," kata orangtua, Bret dan Erin Docter.
Editor: Anton Suhartono