Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Australia Tiba-Tiba Tunda Program Vaksinasi Covid, Kenapa?

Jumat, 22 Januari 2021 - 11:10:00 WIB
Australia Tiba-Tiba Tunda Program Vaksinasi Covid, Kenapa?
Petugas kesehatan tengah menyiapkan vaksin Covid-19 buatan Pfizer untuk disuntikkan pada penerima (ilustrasi). (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

“Kami mendapati sejumlah negara di luar sana yang sudah memulai vaksinasi, sebab ada keputusasaan nyata pada program di sana. Bukan itu masalahnya di sini, kita memang dapat melindungi warga Australia dengan vaksin, namun ingin memastikan melakukannya dengan benar, belajar dari itu (negara lain),” ujar Morrison, dikutip The Straits Times, Jumat (22/1/2021).

Kini, Australia memutuskan untuk menunda peluncuran vaksin, mengingat penanganan wabah yang cukup baik, di samping jumlah kasus infeksi virus corona yang cukup rendah di negara itu. Selain itu, Australia juga gencar menerapkan program pengujian secara komprehensif, dan sistem karantina yang ketat. 

Australia hanya mencatat sembilan kasus baru Covid pada Rabu (20/1/2021) lalu, itu pun berupa kasus impor karena berasal dari orang yang datang dari luar negeri.

Dalam tujuh hari terakhir, negara itu hanya mencatat 10 kasus penularan lokal, termasuk 7 kasus di negara bagian New South Wales dan 3 kasus di Queensland. Secara total, Australia sampai hari ini telah mencatat 28.739 kasus dan 909 kematian.

Akan tetapi, beberapa ahli medis mengkritik pendekatan watch and wait oleh pemerintah itu. Para ahli menilai vaksinasi harus dilakukan lebih cepat untuk mencegah wabah lebih lanjut, terutama karena varian baru Covid-19 yang lebih menular telah muncul.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut