Biaya Perang Iran Tembus Rp854 Triliun, Popularitas Trump Terancam Jelang Pemilu
Trump Awalnya Perkirakan Perang Berlangsung Singkat
Trump melancarkan perang terhadap Iran bersama Israel pada akhir Februari 2026. Pada awal konflik, strategi militer AS mengandalkan rudal presisi berteknologi tinggi dan mahal untuk menghancurkan pertahanan Iran.
Washington kemudian berharap dapat menggunakan amunisi yang lebih murah, termasuk bom gravitasi yang dilengkapi sistem pemandu JDAM, setelah pertahanan Iran melemah.
Namun, gencatan senjata pada April memberi Iran kesempatan untuk memulihkan sebagian kemampuan militernya. Teheran dilaporkan menggali kembali fasilitas penyimpanan bawah tanah serta mengaktifkan kembali sejumlah sistem pertahanan, rudal, dan drone yang sebelumnya tidak dapat digunakan.
Trump kemudian memberlakukan blokade maritim untuk menekan pendapatan ekspor minyak Iran. Pemerintah AS juga membuka kemungkinan melanjutkan operasi militer berskala besar setelah pemilu paruh waktu jika diperintahkan.
Sejumlah pejabat AS mengatakan Pentagon telah menyiapkan rencana untuk kembali melancarkan serangan besar terhadap Iran.