Sementara itu untuk meningkatkan pelayanan, Arab Saudi menerapkan aturan baru pada musim haji mendatang.
Dirut Garuda: Biaya Penerbangan Haji 2024 Naik 4,7 Persen jika Rupiah Tembus Rp16.000 per Dolar AS
Menteri Urusan Haji dan Umrah Tawfeeq Al Rabiah mengatakan, di antara aturan baru tersebut, penempatan lokasi khusus di setiap tempat suci akan diberikan sesuai perjanjian sebelumnya, yang berarti tidak bebas lagi.
“Negara yang menandatangani kontrak lebih awal akan diberi prioritas untuk mengambil lokasi yang sesuai di tempat-tempat suci,” katanya.
Sementara itu penerbitan visa haji akan dimulai pada 1 Maret hingga 20 Syawal yang kemungkinan jatuh pada 29 April 2024.
Kedatangan jemaah dari luar negeri akan dimulai pada 1 Dzulqaidah yang kemungkinan bertepatan dengan 9 Mei.
Editor: Anton Suhartono
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku