Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serangan Houthi Berlanjut, Otoritas Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh
Advertisement . Scroll to see content

Dibombardir Houthi, Menteri Arab Saudi Tegaskan Kehidupan Berjalan Normal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:14:00 WIB
Dibombardir Houthi, Menteri Arab Saudi Tegaskan Kehidupan Berjalan Normal
Arab Saudi telah mempersiapkan berbagai skenario menghadapi serangan kelompok Houthi Yaman (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.id - Arab Saudi telah mempersiapkan berbagai skenario menghadapi serangan kelompok Houthi Yaman. Serangan dan tindakan yang diambil terhadap Houthi juga tidak terlalu memengaruhi aktivitas warga.

Menteri Informasi Arab Saudi Salman Al Dosari mengatakan pemerintah siap menghadapi berbagai skenario, terlepas dari seberapa besar eskalasi konflik berlangsung. Dia menegaskan kehidupan warga Saudi secara umum tetap berjalan normal meski serangan berulang hampir setiap hari.

"Kehidupan di kerajaan ini, syukur Alhamdulillah, tetap berjalan normal," ujarnya, dalam konferensi pers, seperti dikutip dari kantor berita SPA, Selasa (13/10/2026).

"Meningkatkan kesiapsiagaan bukan berarti ada kecemasan. Sebaliknya, hal itu mencerminkan kesiapan pemerintah dalam menghadapi berbagai skenario, apa pun kemungkinan yang terjadi," katanya, menjelaskan.

Ibu Kota Riyadh menjadi target serangan berulang kali Houthi dalam sepekan terakhir, termasuk serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid. Serangan besar terjadi pada Kamis, Sabtu, dan Minggu, menewaskan sedikitnya 15 orang serta melukai lebih dari 300 lainnya.

Serangan tersebut juga memaksa penghentian sementara operasional bandara.

Meski demikian, perhelatan World Petroleum Congress (Kongres Perminyakan Dunia) tetap berlangsung di Riyadh dan dibuka pada Minggu (11/10/2026). Arab Saudi menjadi tuan rumah untuk pertama kali, dengan rangkaian kegiatan dijadwalkan berakhir pada Kamis mendatang.

Al Dosari juga menyoroti perubahan yang sedang berlangsung di ibu kota tersebut.

"Riyadh saat ini adalah salah satu kota yang transformasinya dapat Anda lihat dengan sangat jelas, saat melintasi jalan-jalannya: mulai dari transportasi, perluasan kawasan perkotaan, dan pertumbuhan proyek, hingga eksistensi globalnya sebagai pusat bisnis, investasi, dan pengambilan keputusan," ujarnya.

Sejak 5 Oktober, lima bandara di Arab Saudi menjadi sasaran 10 serangan kelompok Houthi, menewaskan 20 orang dan melukai ratusan lainnya.

Serangan-serangan tersebut juga menyebabkan kerusakan material dan mengganggu lalu lintas udara.

Serangan-serangan tersebut terjadi di tengah eskalasi militer yang terus berlanjut antara Arab Saudi dan Houthi sejak Juli, termasuk serangan terhadap fasilitas penerbangan sipil dan energi.

Arab Saudi memimpin koalisi militer yang mendukung pemerintah Yaman dalam melawan Houthi sejak Maret 2015. Kelompok pemberontak tersebut menguasai ibu kota Sanaa dan beberapa provinsi sejak September 2014.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut