Dikawal Tentara Israel, Pemukim Yahudi Melenggang Bebas Masuk Kompleks Al-Aqsa

Ahmad Islamy Jamil ยท Senin, 21 September 2020 - 06:37 WIB
Dikawal Tentara Israel, Pemukim Yahudi Melenggang Bebas Masuk Kompleks Al-Aqsa

Masjid Dome of Rock (Kubah Batu) di kompleks Masjid Al Aqsa (Foto: AFP)

AL-QUDS, iNews.id – Para pemukim Yahudi memasuki kompleks Masjid al-Aqsa pada Minggu (20/9/2020). Menurut sejumlah saksi, orang-orang itu dapat melenggang bebas masuk meskipun tempat suci tersebut ditutup sejak Jumat (18/9/2020) setelah Israel menerapkan karantina alias lockdown yang ketat untuk menangkal virus corona (Covid-19).

Alarabiyah melansir, rombongan itu berdoa di sekitar kompleks al-Aqsa di Yerusalem—yang menampung enam masjid termasuk Masjid Kubah Batu—untuk memperingati Tahun Baru Yahudi, yang dikenal sebagai Rosh Hashanah.

Orang-orang yang digambarkan sebagai “pemeluk Yahudi yang taat’ itu tampak dikawal ketat oleh polisi Israel. Mereka juga melakukan ritual dan tur yang dianggap provokatif, menurut kantor berita WAFA.

Kunjungan kontroversial kaum Yahudi itu dilakukan setelah Pemerintah Israel memberlakukan lockdown jilid dua pada Jumat lalu, memerintahkan semua penduduk untuk tetap berada dalam radius 1.000 meter dari rumah mereka selama tiga pekan ke depan.

Sementara, otoritas agama al-Aqsa pada Jumat mengumumkan, situs suci itu juga akan ditutup selama tiga minggu. Akan tetapi, para saksi melaporkan, rombongan pemukim Yahudi malah tetap masuk ke kompleks masjid itu pada Minggu pagi kemarin.

Di dalam Islam, Masjid al-Aqsa dikenal dengan julukan lainnya yaitu al-Haram asy-Syarif. Sementara, menurut tradisi yang berkembang dalam agama Yahudi, situs itu disebut Temple Mount atau Haikal Sulaiman.

Di saat sebagian besar jemaat Yahudi berdoa di Tembok Barat di Yerusalem, banyak pula orang Yahudi sayap kanan (ultraortodoks) berkeras untuk berdoa di dalam kompleks al-Aqsa dalam beberapa tahun terakhir. Sikap memaksakan kehendak dari para Yahudi itu menyebabkan keributan di kalangan Muslim lokal dan internasional yang mengecam tindakan tersebut pelanggaran status quo.

Yordania, yang mempertahankan hak asuh al-Aqsa, mengutuk pelanggaran yang dilakukan secara terus-menerus oleh orang-orang Israel di tempat suci itu pada awal bulan ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil