India Bangun Terowongan Tembus Gunung untuk Mobilitas Militer ke Perbatasan China

Arif Budiwinarto ยท Jumat, 18 September 2020 - 14:57 WIB
India Bangun Terowongan Tembus Gunung untuk Mobilitas Militer ke Perbatasan China

Terowongan yang dibangun di negara bagian Himachal Pradesh akan mempermudah mobilitas militer India ke perbatasan yang disengkatan oleh China. (foto: AFP)

HIMALAYA, iNews.id - India terus berupaya merampungkan pembangunan infrstruktur pendukung di dekat wilayah perbatasan dengan China di Himalaya. Terbaru, India berusaha merampungkan terowongan khusus mobilitas militer.

India diketahui tengah mengebut pembuatan terowongan di wilayah Himalaya yang akan memangkas waktu pasukan untuk mencapai perbatasan yang tengah disengketakan dengan China.

Pembangunan terowongan itu dimulai setelah tentara dua negara terlibat bentrokan pada Juni lalu yang menewaskan 20 pasukan perbatasan India. Sejak insiden itu, baik China dan India berlomba membangun infrastruktur militer dan menambah personel tentara di sepanjang aliran sungai di Lembah Galwan yang disengketakan.

China diketahui membangun struktur yang diklaim sebagai gudang senjata, tenda komando, serta menyiagakan beberapa mobil berpeluncur rudal. Sedangkan India baru-baru ini tengah membangun terowongan dan helipad.

Terowongan yang tengah dibangun bernilai 400 juta dolar AS (Rp5,8 triliun) berada di negara Himachal Pradesh. Fasilitas tersebut akan memangkas jarak 50 kilometer melalui jalur pegunungan yang tertutup salju di musim dingin dan sering mengalami tanah longsor. Jalan pintas ini memungkinkan mobilitas tentara tidak terganggu kondisi cuaca.

Diperkirakan fasilitas terbaru India itu akan rampung paling cepat akhir September ini. Perjalanan ke perbatasan yang dulunya menghabiskan waktu hingga 4 jam melewati jalan berkelok dan tebing tinggi akan lebih singkat jadi 10 menit melewati terowongan yang menembus gunung.

"Ada saat di rute tersebut (lewat jalur biasa) kendaraan mogok dan menyebabkan kemacetan lalu lintas bahkan enam hingga delapan jam," kata Kepala Organisasi Jalan Perbatasan (BRO) India, Letnan Jenderal Harpal Singh dikutip dari AFP, Jumat (18/9/2020).

"Terowongan ini dan rencana infrstruktur lainnya banyak diubah bagi keperluan pasukan," lanjutnya.

Editor : Arif Budiwinarto