India Deportasi 7 Warga Rohingya ke Myanmar, Kelompok HAM Mengecam
"Tujuh pria itu mungkin disiksa dan bahkan mungkin dibunuh di sana. Ini jelas kasus pelanggaran HAM,” ujar Bhushan, seperti dilaporkan Reuters, Jumat (10/5/2018).
Badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan kondisi di Rakhine, Myanmar, tidak aman untuk Rohingya. Komunitas minoritas itu tidak memiliki kewarganegaraan di Myanmar dan mengalami banyak kekerasan di negara mayoritas Buddha tersebut.
Menurut PBB, lebih dari 700.000 Rohingya meninggalkan Rakhine dan mengungsi di Bangladesh tahun lalu akibat operasi militer Myanmar. Laporan PBB menyatakan, komunitas Rohingya mengalami pembunuhan massal, pembakaran rumah, dan pemerkosaan oleh militer Myanmar.
Sebanyak 40.000 Rohingya berada di India setelah berhasil mengungsi dari kekerasan di Myanmar.
Berbagai kelompok hak asasi manusia (HAM) mengecam keputusan Pemerintah India memaksa Rohingya kembali ke Myanmar.