Israel Bakal Bangun Lebih dari 2.300 Rumah Warga di Tepi Barat

Nathania Riris Michico ยท Kamis, 31 Oktober 2019 - 22:23 WIB
Israel Bakal Bangun Lebih dari 2.300 Rumah Warga di Tepi Barat

Permukiman Israel di Tepi Barat. (FOTO: AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Israel setuju membangun 2.342 rumah pemukim di Tepi Barat yang diduduki. Hal itu disampaikan pihak pengawas Peace Now, Kamis (31/10/2019).

Keputusan itu diambil pada 10 Oktober dan bahwa 59 persen dari rumah baru akan didirikan di sana.

"Sebanyak 59 persen rumah baru akan dibangun di permukiman, berdasarkan usulan perjanjian damai (dengan Palestina)," demikian pernyataan lembaga itu, seperti dilaporkan AFP.

Menurut Peace Now, yang menantau pembangunan permukiman Israel, rencana membangun 8.337 unit perumahan di permukiman sudah disetujui sejak awal tahun.

BACA JUGA: Israel Bakal Bangun 6.000 Permukiman di Tepi Barat, 700 Rumah untuk Palestina

Jumlah ini mewakili peningkatan hampir 50 persen dibandingkan dengan 2018 ketika rencana membangun 5.618 unit rumah disetujui.

"Angka ini membawa jumlah rata-rata unit rumah yang disetujui dalam tiga tahun sejak Presiden Trump terpilih, menjadi 6.899 unit rumah, hampir dua kali rata-rata dalam tiga tahun sebelumnya," demikian pernyataan LSM tersebut.

Semua permukiman dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional. Permukiman itu dibangun di atas tanah yang dianggap Palestina sebagai bagian dari wilayah negara masa depan mereka, namun Israel membedakan antara yang sudah disetujui dan tidak.

BACA JUGA: PBB Tegaskan Pencaplokan Tepi Barat oleh Israel Langgar Hukum Internasional

Peace Now menyatakan, pembangunan permukiman meningkat di bawah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang berupaya mempertahankan posisi politiknya setelah gagal membentuk pemerintah koalisi usai pemilu September lalu.

"Netanyahu terus menyabotase kemungkinan perjanjian politik dengan Palestina dengan mempromosikan lebih banyak pembangunan permukiman di Tepi Barat, termasuk di tempat-tempat di mana Israel mungkin harus mengungsi sebagai bagian dari perjanjian di masa depan," sebut Peace Now.

BACA JUGA: Netanyahu Janji Caplok Lembah Jordan di Tepi Barat, Ini Respons Keras Yordania

Termasuk dalam 2.342 unit rumah baru itu adalah 182 yang akan dibangun di Mevoot Yericho, bekas pos di dekat Yerikho, yang dilegalkan pemerintah Netanyahu sebelum pemilihan September.


Editor : Nathania Riris Michico