Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Influencer Andrew-Tristan Tate Ditangkap di AS terkait Dugaan Pemerkosaan dan Prostitusi
Advertisement . Scroll to see content

Jumlah Kasus Kematian Global akibat Covid-19 Tembus 1 Juta Orang

Senin, 28 September 2020 - 06:42:00 WIB
Jumlah Kasus Kematian Global akibat Covid-19 Tembus 1 Juta Orang
Kasus kematian akibat Covid-19 di seluruh dunia menembus 1 juta orang pada 27 September 2020 (Grafis: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Jumlah kasus kematian di seluruh dunia akibat virus corona melampaui 1 juta orang hingga Minggu (27/9/2020).

Berdasarkan penghitungan AFP yang mengutip berbagai sumber resmi, hingga Minggu 2230 GMT, virus corona telah merenggut 1.000.009 nyawa dari total 33.018.877 orang yang terinfeksi.

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus kematian tertinggi dengan lebih dari 200.000 orang, diikuti Brasil, India, Meksiko, dan Inggris.

Semetara itu, Amerika Latin dan Karibia menjadi kawasan terparah dilanda pandemi Covid-19 dengan 341.032 kasus kematian dari total 9.190.683 orang yang terinfeksi.

Eropa, yang sempat terpukul pada gelombang pertama pandemi Covid-19, kini menghadapi lonjakan lagi. Kota-kota besar seperti Paris, London, dan Madrid kembali memberlakukan pembatasan aktivitas warga untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Pada pertengahan September terjadi rekor lonjakan kasus di sebagian besar wilayah. Organisasi Kesehatan Dunia (wHO) juga telah memperingatkan bahwa kasus kematian akibat Covid-19 bisa dua kali lipat atau menjadi 2 juta orang, jika tak ada tindakan kolektif secara global.

"Satu juta merupakan angka mengerikan dan kita perlu merenungkannya sebelum mulai mempertimbangkan 1 juta berikutnya," kata direktur kedaruratan WHO, Michael Ryan, pekan lalu.

"Apakah kita siap secara kolektif untuk melakukan apa yang diperlukan untuk menghindari angka itu?" ujarnya, menegaskan.

Pandemi telah merusak tatanan ekonomi global, memicu ketegangan geopolitik, dan meningkatkan permasalahan kehidupan, dari daerah kumuh India dan hutan Brasil hingga kota terbesar di AS, New York.

Lockdown, baik parsial maupun total, yang diterapkan di banyak negara sejak April lalu dan berdampak pada 4 miliar populasi dunia, pada awalnya mampu memperlambat laju penyebaran virus. Namun seiring pelonggaran pembatasan demi memberi ruang bagi aktivitas perekonomian, kasus infeksi dan kematian kembali melonjak.

Para ilmuwan masih berlomba untuk menemukan vaksin Covid-19 yang efektif. Ada lebih dari enam vaksin dikembangkan di seluruh dunia yang kini memasuki uji klinis Fase 3, namun belum ada yang benar-benar sudah siap digunakan secara masif.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut