Kasus Covid-19 China Bertambah Lagi, Paling Banyak Masih di Beijing

Ahmad Islamy Jamil ยท Jumat, 19 Juni 2020 - 13:28 WIB
Kasus Covid-19 China Bertambah Lagi, Paling Banyak Masih di Beijing

Kota Beijing menjadi pusat baru wabah virus corona di China (ilustrasi). (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.idChina kembali melaporkan tambahan 32 kasus virus corona (Covid-19) pada Kamis (18/6/2020). Sebanyak 25 kasus di antaranya terdapat di Ibu Kota Beijing, ungkap Komisi Kesehatan Nasional (NHC) China pada Jumat (19/6/2020).

Reuters melansir, sehari sebelumnya China mencatat 28 kasus baru yang terkonfirmasi, termasuk 21 kasus yang tercatat di Bejing. Otoritas setempat telah membatasi mobilitas masyarakat di ibu kota negeri tirai bambu itu, serta meningkatkan langkah-langkah pencegahan penyebaran virus lebih lanjut lainnya.

Selain melaporkan 32 kasus baru Covid-19, China juga mengumumkan ada tambahan lima pasien tanpa gejala. Akan tetapi, pemerintah setempat tidak mengelompokkan pasien tanpa gejala itu sebagai kasus terkonfirmasi Covid-19.

China mengklaim telah menemukan dua bagian atau los di Pasar Induk Xinfadi Beijing sebagai tempat yang sangat terkontaminasi oleh virus corona (Covid-19). Kedua bagian itu adalah los daging dan los makanan laut (seafood).

Di samping itu, otoritas setempat juga mencurigai suhu rendah dan kelembapan tinggi di kawasan itu mungkin telah menjadi faktor pendukung tumbuhnya virus tersebut.

Laporan surat kabar yang dikelola Pemerintah China menyebutkan, kemunculan klaster baru virus corona di Beijing ditemukan di papan potong atau talenan yang digunakan untuk memotong ikan salmon impor di Pasar Xinfadi. Menyusul laporan itu, sejumlah supermarket besar di kota itu pun langsung menyingkirkan ikan salmon dari rak-rak mereka pada Sabtu (13/6/2020) lalu.

Pemerintah China juga telah menyetop impor ikan salmon dari negara-negara di Benua Eropa dan Amerika.

Editor : Ahmad Islamy Jamil