Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong
Advertisement . Scroll to see content

Kelompok Ilmuwan Serukan Penyelidikan Baru Asal-Usul Covid-19, jika Perlu Tanpa China

Kamis, 08 April 2021 - 06:14:00 WIB
Kelompok Ilmuwan Serukan Penyelidikan Baru Asal-Usul Covid-19, jika Perlu Tanpa China
Ilustrasi, pandemi virus corona (Covid-19). (Foto: Getty Images).
Advertisement . Scroll to see content

Dalam surat terbuka itu menyampaikan, catatan kritis serta sampel biologis dari penelitian WHO dan China tidak dapat diakses, sehingga diperlukan penyelidikan yang lebih akurat. Metzl mengatakan, dunia mungkin harus kembali ke rencana B, yakni melakukan penyelidikan dengan cara yang paling sistematis tanpa keterlibatan China.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanon Ghebreyesus mengatakan pekan lalu bahwa China telah menyembunyikan data penting terkait asal-usul Covid-19. Tuduhan itu dibantah pakar Covid-19 senior China, Liang Wannian.

China sendiri membantah tuduhan bahwa SARS-CoV-2 bocor dari laboratorium penelitian di Wuhan, kota tempat Covid-19 pertama kali diidentifikasi. China juga mengatakan bahwa fokus penelitian harusnya dialihkan ke negara lain seperti AS.  

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut