Mantan Pendeta yang Anjurkan Pengikutnya Puasa Sampai Mati Dihukum 200 Tahun Penjara
Jaksa penuntut menuduh Mackenzie memengaruhi para pengikutnya untuk berhenti makan dan membiarkan diri mereka serta anak-anak mereka kelaparan, dengan keyakinan bahwa berpuasa akan membawa mereka lebih dekat kepada Yesus.
Kasus ini menarik perhatian internasional setelah pihak berwenang mulai menggali jenazah dari kuburan dangkal di hutan terpencil kota tersebut pada April 2023.
Penyelidik menemukan bahwa banyak dari korban adalah anak-anak, memicu kemarahan luas serta pertanyaan mengenai bagaimana kematian tersebut bisa tidak terdeteksi dalam waktu begitu lama.
Tragedi ini memicu penyelidikan terhadap ekstremisme agama, regulasi organisasi keagamaan, serta kegagalan pihak berwenang untuk melakukan intervensi, meski sebelumnya telah ada peringatan mengenai aktivitas Mackenzie.
Kasus ini tetap menjadi salah satu tragedi terkait sekte paling mematikan di Kenya.
Editor: Anton Suhartono