Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS
Dalam pernyataannya, Kemlu Iran menilai serangan tersebut merupakan bagian dari tindakan permusuhan dan provokatif yang terus dilakukan AS. Washington juga dianggap mengabaikan prinsip-prinsip hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran
Menurut Iran, pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata menunjukkan bahwa AS tidak memiliki komitmen untuk menurunkan ketegangan maupun memulihkan stabilitas kawasan. Karena itu, Teheran memperingatkan bahwa AS harus bertanggung jawab atas segala dampak yang timbul dari tindakannya, termasuk kemungkinan eskalasi lebih lanjut.
Kemlu Iran juga menyatakan bahwa militer negara itu telah melakukan respons dalam kerangka hak membela diri dan berhasil menggagalkan tujuan serangan yang dilakukan AS.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain sebagai balasan atas gempuran Washington. Serangan tersebut merupakan aksi balasan kedua Iran terhadap Bahrain dan Kuwait dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya, serangan Iran ke Kuwait menargetkan bandara serta kantor misi diplomatik. Serangan itu menewaskan satu orang dan melukai 63 lainnya.
Editor: Anton Suhartono