Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong
Advertisement . Scroll to see content

Pemimpin Negara G-7 Dukung Otonomi Hong Kong, Desak Kurangi Aksi Kekerasan

Selasa, 27 Agustus 2019 - 09:32:00 WIB
Pemimpin Negara G-7 Dukung Otonomi Hong Kong, Desak Kurangi Aksi Kekerasan
Seorang pemrotes anti-ekstradisi memegang bendera ketika menghadiri demonstrasi di Lapangan Olahraga Kwai Chung di Hong Kong, 25 Agustus 2019. (FOTO: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BIARRITZ, iNews.id - Para pemimpin G-7 mendukung otonomi Hong Kong sebagaimana tercantum dalam perjanjian 1984 antara Inggris dan China. Hal itu mereka sampaikan usai pertemuan KTT G-7 di Biarritz, Prancis, Senin (26/8/2019).

Mereka juga menyerukan kota yang sudah 12 pekan dilanda protes itu tetap tenang dan mengurangi ketegangan.

"G-7 menegaskan kembali keberadaan dan pentingnya perjanjian Tiongkok-Inggris 1984 tentang Hong Kong dan seruan untuk menghindari kekerasan," demikian pernyataan bersama yang dikeluarkan dalam bahasa Prancis, pada akhir pertemuan puncak G-7, seperti dilansir AFP, Selasa (27/8/2019).

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, para pemimpin Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Amerika Serikat, dan Prancis; semuanya menyuarakan keprihatinan mendalam tentang situasi di Hong Kong.

"Negara-negara G-7 semua ingin mendukung Hong Kong yang stabil dan makmur dan kami secara kolektif berkomitmen pada kerangka dua sistem satu negara," kata Johnson.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut