Pemukim Ekstremis Yahudi dan Tentara Israel Kompak Bantai Warga Palestina di Tepi Barat
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengungkapkan, tentara Israel memblokir ambulans mereka saat berusaga mencapai daerah tersebut dan merawat para korban luka. Sementara militer zionis berdalih pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut.
Dampak Serangan Iran ke Israel, Rupiah Diprediksi Melemah ke Rp17.000
Sebelumnya pada Senin, pasukan Israel menyerbu Nablus, menewaskan Yazan Ishtayeh, remaja Palestina berusia 17 tahun. Serangan itu juga melukai tiga orang lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Juru bicara Polisi Perbatasan Israel mengatakan, petugasnya yang menyamar bersama dengan tentara Israel melancarkan operasi di Nablus untuk menangkap seorang tersangka. Dalam operasi tersebut terjadi kerusuhan, ketika satu orang melemparkan alat peledak ke arah pasukan dan ditembak mati oleh petugas Israel yang menyamar.
Misi Balas Dendam Rampung Iran Tak Akan Serang Israel Lagi, kecuali...
Selama akhir pekan, ratusan pemukim Yahudi bersenjata menyerbu desa-desa Palestina di dekat Kota Ramallah, memblokir jalan, membakar rumah dan mobil, serta menembaki warga sipil.
Pihak berwenang Israel mengatakan, eskalasi dimulai setelah seorang warga Israel berusia 14 tahun hilang di Tepi Barat. Mayatnya ditemukan pada Sabtu (13/4/2024). Israel menuduh "militan Palestina" membunuh remaja itu.
Israel Kecewa Rusia Tak Kecam Serangan Iran, Moskow: Apa Israel Pernah Kutuk Ukraina saat Serang Kami?