Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...
Advertisement . Scroll to see content

Setelah Trump, Giliran Iran yang Meragukan Jumlah Korban Virus Corona di China

Selasa, 07 April 2020 - 22:11:00 WIB
Setelah Trump, Giliran Iran yang Meragukan Jumlah Korban Virus Corona di China
Pejabat kementerian kesehatan Iran meragukan jumlah korban virus corona di China (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menambahkan, berdasarkan hasil studi ilmiah, data yang disajikan China soal jumlah korban tidak bisa dipercaya.

Anggota gugus tugas lainnya Hamid Souri mengatakan, angka-angka yang disajikan China jauh dari kebenaran jika dibandingkan dengan sebaran kasus infeksi Covid-19 dan kematian di seluruh dunia.

Ahli epidemiologi itu menjelaskan, distorsi data menyebabkan pengambilan keputusan juga terdistorsi.

Kedua anggota gugus tugas itu bukan yang pertama menyampaikan keraguan soal jumlah korban di China. Pada Minggu (5/4/2020), juru bicara kementerian kesehatan Iran Kianoush Jahanpour dikecam setelah mengatakan bahwa laporan China tentang jumlah korban Covid-19 merupakan lelucon yang pahit.

Duta Besar China untuk Chang Hua mengomentari bahwa Johanpour seharusnya menghormati realita dan upaya besar rakyat China.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut