Menurut Domagoso, China harus menerima putusan arbitrase 2016 yang memperjelas hak Filipina atas perairan yang disengketakan di LCS. Hak Filipina itu termasuk untuk menangkap ikan dan mengeksploitasi minyak dan gas lepas pantai.
Omicron Mengganas di Filipina, Kasus Infeksi Covid Catat Rekor 39.000 Orang dalam Sehari
Sebelumnya, China menolak putusan arbitrase tersebut dan mengklaim secara sepihak yurisdiksi historis hampir seluruh LCS.
“Bisakah kita mengusir mereka (China) sendirian secara militer? Jawabannya tidak. Tetapi secara hukum dan teknis mereka harus mengakui putusan (arbitrase) itu,” kata Domagoso kepada Reuters, Senin (31/1/2022).
Hadapi Agresi China, Filipina Beli Sistem Rudal dari India
Dia mengatakan dia akan berinvestasi untuk memperkuat kekuatan Angkatan Laut Filipina dan aset-aset laut untuk melindungi wilayahnya.
“Saya akan memastikan tidak ada lagi pulau (yang akan hilang) di atas apa yang mereka kuasai sekarang,” ucapnya.
Presiden Filipina Duterte Ancam Tangkap dan Penjarakan Warga Tak Mau Divaksin
Sikap Domagoso tersebut jelas sangat kontras dengan Presiden petahana Filipina, Rodrigo Duterte. Seperti diketahui, Duterte enggan menghadapi Beijing dan malah mendukung keterlibatan dan ikatan bisnis yang kuat dengan China.
Editor: Ahmad Islamy Jamil