Wanita Inggris yang Terpapar Novichok Dikremasi Setelah 23 Hari Tewas
LONDON, iNews.id - Dawn Sturgess (44), perempuan yang meninggal akibat terpapar zat kimia pelumpuh saraf, Novichok, dikremasi di Salisbury, Inggris. Sturgess meninggal pada 8 Juli 2018 setelah dirawat selama sepekan di rumah sakit.
Upacara pemakaman yang berlangsung Senin (30/7/2018), dihadiri oleh kerabat dekat dan cukup emosional.
Dilaporkan BBC, Selasa (31/7/2018), lebih dari 100 orang menghadiri upacara pemakaman, termasuk kekasih Sturgess, Charlie Rowley (45), yang juga terpapar Novichok. Rowley lebih beruntung dari Sturgess karena nyawanya bisa diselamatkan.
Sementara itu kebaktian duka dipimpin Pendeta Philip Bromiley.
Inggris Kantongi Identitas Penyerang Mantan Agen Ganda Rusia Skripal
Pihak keluarga mengantarkan peti mati Dawn Sturgess. (Foto: BBC)
"Sturgess tidak akan dikenang sebagai seseorang yang mengalami kematian tragis," kata Bromiley.
Polisi Inggris Temukan 400 Benda Terkontaminasi Zat Kimia Novichok