Digelar saat Corona, Pemilihan Wagub DKI Jakarta Dinilai Langgar Maklumat Kapolri

Sindonews ยท Sabtu, 04 April 2020 - 07:40 WIB
Digelar saat Corona, Pemilihan Wagub DKI Jakarta Dinilai Langgar Maklumat Kapolri

Dua kandidat Wagub DKI bersama Anies Baswedan (dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah kalangan menyesalkan langkah panitia yang nekat akan menggelar pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta pada Senin 6 April mendatang di tengah masa tanggap darurat corona (Covid-19).

Padahal, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis sudah mengeluarkan maklumat untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengundang banyak orang. Jika tetap melanggar, sanksinya pidana.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana sebagai penanggung jawab keamanan di Jakarta harus mengimbau Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi untuk tidak menggelar pemilihan wagub Senin mendatang, sebab melanggar maklumat Kapolri.

“Kapolda wajib menyampaikan ini, kalau tidak akan menjadi preseden buruk,” ujar Neta, Jumat (3/4/2020).

Dia menilai pemilihan wagub DKI bukan sesuatu yang mendesak harus dilakukan saat ini, apalagi di tengah masa tanggap darurat corona. Dia yakin jika pemilihan tetap dilaksanakan, sementara polisi tidak melakukan tindakan akan mendapat kecaman banyak orang.

"Jangan sampai ada anggapan polisi hanya berani kepada rakyat kecil dengan membubarkan resepsi pernikahan dan kumpul-kumpul, sementara anggota dewan tidak berani,” terangnya.


Neta memberikan saran, meskipun pemilihan wagub akan tetap digelar, panitia harus mengikuti sejumlah aturan. Misalnya melakukan koordinasi dengan polisi, kemudian pemunggutan suara dilakukan dengan jeda 15 menit.

Artinya setiap anggota dewan yang mempunyai hak suara diberikan waktu 15 menit untuk mencoblos sehingga tidak ada perkumpulan massa. Kemudian, jumlah undangan dibatasi.

“Saran itu kalau tetap digelar, tapi sebaiknya ditunda agar tidak mencederai hati rakyat,” katanya.

Sekretaris DPRD DKI Jakarta Hadameon Aritonang mengatakan, paripurna pemilihan wagub masih sesuai jadwal yakni Senin (6/4/2020) mendatang. Untuk itu, pihaknya telah menyiapkan segala persiapan paripurna di tengah pandemi virus corona.

"Persiapan semua sudah matang. Ada sekitar 126 yang diundang," kata Hadameon.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq