Heboh Hantavirus, Virus Mematikan yang Picu Kekhawatiran Baru di China

Felldy Utama ยท Selasa, 24 Maret 2020 - 22:13 WIB
Heboh Hantavirus, Virus Mematikan yang Picu Kekhawatiran Baru di China

Seorang pria asal Yunan, China, dilaporkan meninggal dunia karena hantavirus atau virus hanta. (Foto: Reuters/CDC).

JAKARTA, iNews.id - Saat dunia berjuang menemukan vaksin untuk mengatasi pandemi virus corona atau Covid-19, kabar mengejutkan datang lagi dari China. Seorang pria asal Provinsin Yunan meninggal dunia karena hantavirus atau virus hanta

Laporan Global Times menyebutkan, pria tersebut meninggal dalam perjalanan menuju Provinsi Shandong. Akibatnya, penumpang lain dalam bus yang ditumpangi itu pun diperiksa.

“Seorang pria dari Provinsi Yunan meninggal ketika kembali untuk bekerja ke Provinsi Shandong dengan bus sewaan pada Senin. Hasil tes dia positif #hantavirus. Sebanyak 32 orang lainnya dalam bus itu diperiksa,” cuit akun Global Times News di Twitter, dikutip Selasa (24/3/2020). Laporan ini pun menimbulkan kekhawatiran baru di China, negara yang baru saja hampir sembuh dari corona.

Apa sebenarnya hantavirus?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan hantavirus merupakan keluarga virus yang disebarkan oleh tikus dan dapat menyebabkan beragam penyakit pada manusia di seluruh dunia.

Dikutip dari Times of India, penyakit yang muncul dari infeksi hantavirus ini umumnya yaitu hantavirus pulmonary syndrome (HPS) dan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) atau demam berdarah dengan sindrom ginjal.

Sebagiamana namanya, virus ini dapat menyebabkan gagal pernapasan (HPS). Selain itu, hantavirus juga menyerang ginjal. Ketika pembuluh darah pecah akibat serangan virus ini, terjadi gagal ginjal. Organ ini tidak dapat bekerja sebagaimana seharusnya.

Apa bedanya dengan virus corona?

Tidak seperti coronavirus, penyakit ini tidak menyebar dari satu orang ke orang lain. Infeksi terjadi setelah seseorang menyentuh mata, hidung atau mulut mereka setelah menyentuh kotoran tikus, urine, atau saliva.

Oleh karena itu, manusia yang terkena hantavirus biasanya bersentuhan dengan tikus yang membawa virus tersebut. Ada kemungkinan infeksi terjadi karena gigitan, tapi kecil.

Gajala yang timbul dari serangan hantavirus yakni kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, dan masalah perut. Setelah 4-10 hari dari gejala awal HPS, mereka yang terinfeksi akan mengalami sesak napas dan paru-paru berisi cairan.

Hantavirus dapat menimbulkan kematian. Namun CDC menyebut tingkat kematian berkisar 30 persen.


Editor : Zen Teguh