Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice Bantu Urai Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Membaik
Advertisement . Scroll to see content

Jakarta Terasa Lebih Panas Belakangan Ini, Penyebabnya Mengejutkan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:03:00 WIB
Jakarta Terasa Lebih Panas Belakangan Ini, Penyebabnya Mengejutkan!
Masyarakat pakai payung di tengah suhu panas di DKI Jakarta. (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

El Niño Membuat Cuaca Lebih Kering

BMKG melaporkan bahwa El Niño masih berlangsung dengan intensitas sangat kuat pada Oktober 2026. Kondisi ini, ditambah pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) positif, dapat mengurangi potensi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam prakiraan cuaca periode 20–26 Oktober 2026, BMKG menyebut cuaca panas dan relatif kering masih berlangsung di sejumlah wilayah. Minimnya tutupan awan memungkinkan lebih banyak radiasi Matahari mencapai permukaan Bumi sehingga meningkatkan pemanasan pada siang hari.

Meski demikian, pengaruh El Niño terhadap curah hujan tidak berarti setiap wilayah akan selalu mengalami cuaca cerah. Hujan lokal tetap berpeluang terjadi, bergantung pada kondisi atmosfer setempat.

Posisi Matahari Ikut Membuat Jakarta Gerah

Faktor lainnya adalah posisi semu Matahari yang melintasi wilayah sekitar Pulau Jawa pada periode tertentu.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan sebelumnya menjelaskan bahwa Jakarta dan sekitarnya dapat terasa lebih gerah pada akhir September hingga Oktober karena posisi semu Matahari berada di sekitar wilayah tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut