Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Sebut Modifikasi Cuaca Pakai Dry Ice Bantu Urai Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Membaik
Advertisement . Scroll to see content

Jakarta Terasa Lebih Panas Belakangan Ini, Penyebabnya Mengejutkan!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:03:00 WIB
Jakarta Terasa Lebih Panas Belakangan Ini, Penyebabnya Mengejutkan!
Masyarakat pakai payung di tengah suhu panas di DKI Jakarta. (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

Kelembapan udara turut berperan. Jika kelembapan tinggi, keringat lebih sulit menguap sehingga proses pendinginan alami tubuh menjadi kurang efektif.

Karena itu, suhu udara yang tercatat pada termometer belum tentu sepenuhnya menggambarkan seberapa panas kondisi yang dirasakan seseorang saat beraktivitas di luar ruangan.

Meski demikian, kelembapan tidak selalu tinggi saat cuaca panas. Kondisi udara yang lebih kering pun dapat meningkatkan risiko kehilangan cairan melalui keringat.

Apakah Jakarta Akan Terus Semakin Panas?

Kondisi panas pada Oktober 2026 perlu dilihat dari dua aspek, yakni dinamika cuaca dalam jangka pendek dan perubahan lingkungan perkotaan dalam jangka panjang.

El Niño, tutupan awan, curah hujan, dan posisi semu Matahari memengaruhi kondisi cuaca pada periode tertentu. Sementara itu, urban heat island berkaitan dengan karakteristik lingkungan kota, termasuk kepadatan bangunan, material permukaan, dan ketersediaan ruang hijau.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut