Kadishub DKI: Ganjil Genap Dukung Penerapan Protokol Kesehatan

Komaruddin Bagja Arjawinangun ยท Selasa, 04 Agustus 2020 - 12:22 WIB
Kadishub DKI: Ganjil Genap Dukung Penerapan Protokol Kesehatan

Ganjil genap di Jakarta. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Penerapan sistem ganjil genap di jalanan Jakarta saat pandemi covid-19 dikritik sejumlah pihak. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan penerapan ganjil genap sebelum dan sesudah pandemi memiliki tujuan berbeda.

Syafrin menegaskan kebijakan ganjil genap dilakukan untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Termasuk mendorong perusahaan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau sebelum pandemi kebijakan ganjil genap bertujuan memindahkan pengendara pribadi ke transportasi umum. Kalau sekarang tujuannya untuk mengefektifkan kebijakan yang dibuat Pemprov DKI," katanya di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Menurutnya Pemprov DKI telah membuat aturan yang komprehensif dari hulu ke hilir untuk mencegah penyebaran covid-19 melalui Pergub 51/2020. Dia menjelaskan pemantauan lalu lintas Jakarta akhir-akhir ini menunjukkan kenaikan mobilitas masyarakat terutama pengguna kendaraan pribadi.

"Kita berharap warga yang work from home disiplin tetap di rumah, tapi nyatanya tidak. Indikatornya jelas pada peningkatan mobilitas warga menggunakan kendaraan pribadi. Karena peningkatan penumpang yang besar di transportasi umum tak terjadi seperti yang kita perkirakan," ujarnya.

Syafrin mengatakan dengan begitu jelas kebijakan ganjil genap diterapkan untuk membatasi gerak warga keluar rumah untuk kepentingan yang tidak perlu. Oleh sebab itu menurutnya dapat disimpulkan kebijakan ganjil genap diterapkan untuk mendukung protokol kesehatan.

"Dengan pembatasan ini warga tidak bisa keluar seenaknya saat pandemi," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama