Pemkot Bogor Siapkan Fasilitas BNN, Ada Hotel Khusus OTG Covid-19
BOGOR, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan fasilitas milik Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido dan satu hotel di daerah setempat. Hotel disiapkan sebagai tempat isolasi khusus orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.
"Pemkot Bogor dan BNN sudah menandatangani perjanjian kerja sama pada pekan lalu. Saat ini sedang mematangkan hal-hal teknisnya. Fasilitas di Lido segera dimanfaatkan untuk isolasi OTG," kata Wali Kota Bogor Bima Arya di Bogor, Minggu (13/9/2020).
Dia juga menyatakan, sedang membicarakan pihak Persatuan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Bogor terkait dengan penyiapan salah satu hotel di daerah tersebut sebagai tempat isolasi khusus OTG.
"Saya sedang berunding dengan PHRI Kota Bogor," katanya.
2 Kecamatan di Puncak Bogor Zona Merah, 13 Warga Positif Covid-19
Dia menyatakan, sudah berkoordinasi dengan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir soal pemanfaatan fasilitas milik BNN dan hotel di Kota Bogor untuk lokasi isolasi khusus,
Terkait dengan pemanfaatan gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN di Lido, kata dia, saat ini sedang finalisasi hal-hal teknis. "Segera OTG kita tempatkan di Lido," katanya.
Sebelumnya, Pemkot Bogor dan BNN sudah menandatangani perjanjian kerja sama untuk pemanfaatan fasilitas di PPSDM BNN. Perjanjian kerja sama itu ditandatangani oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Kepala PPSDM BNN Sindhu Seyatmoko, Lido, Bogor, Senin (7/9/2020).
Perjanjian kerja sama tersebut, isinya antara lain Pemerintah Kota Bogor memanfaatkan fasilitas PPSDM yakni 23 kamar berisi 122 tempat tidur untuk isolasi khusus pasien COVID-19 tanpa gejala atau disebut OTG.
BNN juga menyiapkan fasilitas kamar VIP 20 kamar berisi 40 tempat tidur untuk tenaga kesehatan yang menangani OTG, baik dari Pemerintah Kota Bogor maupun BNN.
"Perjanjian kerja sama pemanfaatan fasilitas PPSDM milik BNN ini untuk antisipasi jangka panjang, jika terjadi lonjakan kasus COVID-19," katanya.
Editor: Ranto Rajagukguk