13 Puisi Hari Pahlawan Singkat 10 November yang Penuh Makna
Nyawamu berguguran untuk kemerdekaan
Materimu kau ikhlaskan untuk negeri
Bergerilya adalah jalamu untuk berperang
Duri yang menusuk dirimu tak ada rasa
Bagaikan embusan angin dunia
Wahai para pahlawan
Negeri ini sangat berterima kasih padamu
Doa kami akan selalu menyertaimu
Terima kasih para pahlawan
Kau membuat negeri ini merdeka
Ingatlah dengan satu hal
Yaitu NKRI harga mati
Judul: Doa Seorang Serdadu Sebelum Berperang
Tuhanku,
WajahMu membayang di kota terbakar
dan firmanMu terguris di atas ribuan
kuburan yang dangkal
Anak menangis kehilangan bapa
Tanah sepi kehilangan lelakinya
Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini
tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia
Apabila malam turun nanti
sempurnalah sudah warna dosa
dan mesiu kembali lagi bicara
Waktu itu, Tuhanku,
perkenankan aku membunuh
perkenankan aku menusukkan sangkurku
Malam dan wajahku
adalah satu warna
Dosa dan nafasku
adalah satu udara
Tak ada lagi pilihan
kecuali menyadari
biarpun bersama penyesalan
Apa yang bisa diucapkan
oleh bibirku yang terjajah?
Sementara kulihat kedua lenganMu yang capai
mendekap bumi yang mengkhianatiMu
Tuhanku,
Erat-erat kugenggam senapanku
Perkenankan aku membunuh
Perkenankan aku menusukkan sangkurku