Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lansia di Pekalongan Tak Lagi Dapat Bansos karena Terindikasi Judol, Padahal Tak Punya HP
Advertisement . Scroll to see content

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Ungkap Modus Penyalahgunaan KTP

Rabu, 02 September 2026 - 17:57:00 WIB
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Ungkap Modus Penyalahgunaan KTP
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Foto: Nur Khabibi)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengatakan penggunaan identitas tersebut tidak selalu dilakukan oleh orang di luar keluarga. Dalam sejumlah kasus, aktivitas anggota keluarga juga dapat membuat identitas penerima bansos terindikasi terkait judol.

“Kemudian yang kedua juga ada fenomena di mana yang main judol itu bukan orang tuanya tapi anaknya atau keluarganya, iya. Ini yang sedang kita dalami terus,” katanya.

Gus Ipul mencontohkan kondisi tersebut dapat menimbulkan persoalan bagi keluarga yang sebenarnya masuk kategori tidak mampu, tetapi terindikasi judol berdasarkan data identitas yang digunakan.

“Jadi kalau ada lansia ya kemudian mungkin keluarga yang sangat tidak mampu tapi tidak menerima Bansos karena terindikasi judol itu mungkin dimanfaatkan oleh keluarganya atau oleh orang lain. Nah untuk yang seperti ini sedang kita perbaiki, sedang kita dalami dan tentu jika memenuhi kriteria Bansos-nya akan tetap kita salurkan,” tutur Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan pemerintah masih memilah data penerima bansos yang terindikasi terkait judol. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan alasan seseorang tidak lagi menerima bansos, termasuk apakah benar karena aktivitas judol atau faktor lainnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut