Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Laporkan KPU dan Gibran ke Bawaslu, Bonatua Bawa Kalender Akademik UTS Insearch
Advertisement . Scroll to see content

150 Guru Besar Desak Gibran Mundur, Ini Tanggapan Relawan Jokowi-Prabowo-Gibran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:48:00 WIB
150 Guru Besar Desak Gibran Mundur, Ini Tanggapan Relawan Jokowi-Prabowo-Gibran
Perwakilan Koalisi Relawan Jokowi-Prabowo-Gibran, David Pajung menanggapi desakan 150 guru besar agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perwakilan Koalisi Relawan Jokowi-Prabowo-Gibran, David Pajung, menanggapi desakan 150 guru besar dari berbagai daerah agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mundur secara sukarela. David menilai desakan tersebut tidak memiliki landasan hukum yang kuat karena Gibran terpilih melalui Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

David menyebut Gibran memperoleh dukungan sekitar 58 persen suara atau lebih dari 90 juta pemilih bersama Presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024. Menurutnya, hasil pemilihan langsung tersebut harus dihormati.

"Wakil Presiden ini terpilih secara sah, didukung oleh mayoritas rakyat Indonesia, yaitu 58 persen pemilih di Pilpres 2024 atau sekitar 90 juta lebih jiwa rakyat Indonesia yang memilih," ujar David Pajung, Minggu (25/10/2026).

Dia juga membandingkan jumlah pemilih dalam Pilpres 2024 dengan anggota forum guru besar yang menyampaikan desakan tersebut. David menilai jumlah anggota forum tidak sebanding dengan suara pemilih yang menentukan pasangan Presiden dan Wakil Presiden.

"Nah, kalau forum guru besar ini, forum yang dibentuk ini itu hanya beranggotakan seratusan orang, itu enggak bisa, enggak sebanding dengan 90 juta orang lebih yang mencoblos Prabowo dan Gibran sebagai pimpinan bangsa ini," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut