Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG: Cuaca di Sekitar Anak Krakatau Baik saat Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Berlayar
Advertisement . Scroll to see content

72,8% Wilayah RI Masuk Musim Kemarau, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla dan Angin Kencang

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:45:00 WIB
72,8% Wilayah RI Masuk Musim Kemarau, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla dan Angin Kencang
Ilustrasi musim kemarau di wilayah RI. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut BMKG, kondisi tersebut menuntut peningkatan kewaspadaan terhadap berkurangnya ketersediaan air, meluasnya titik panas, serta meningkatnya potensi kebakaran di lahan yang mudah terbakar.

“Meski demikian, hujan lebat masih berpotensi terjadi secara lokal di sejumlah wilayah akibat pengaruh dinamika atmosfer. Di tengah dominasi musim kemarau, hujan lebat masih terjadi secara lokal di sejumlah wilayah,” tulis keterangan BMKG.

Pada periode 24-27 Juli 2026, hujan lebat hingga sangat lebat masih tercatat di sejumlah daerah. Curah hujan mencapai 128 mm per hari di Sumatera Utara, 116 mm per hari di Sumatera Barat, 88 mm per hari di Kalimantan Utara, 87 mm per hari di Papua, dan 65 mm per hari di Aceh.

BMKG menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi aktivitas Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuatorial di Sumatra bagian utara dan Sulawesi Tengah. Selain itu, Madden-Julian Oscillation (MJO) aktif di sebagian Sumatra bagian tengah hingga selatan.

Siklon Tropis Noul di Laut Filipina, sebelah utara Maluku Utara, juga meningkatkan suplai uap air dan pertumbuhan awan hujan, terutama di Kalimantan Utara.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut