Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pencarian 5 Jurnalis Hilang, 300 Personel SAR Fokus di Tanjung Cikoneng Selat Sunda
Advertisement . Scroll to see content

Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau Masih Tinggi, Badan Geologi Ungkap Potensi Letusan

Jumat, 11 September 2026 - 11:29:00 WIB
Aktivitas Vulkanik Anak Krakatau Masih Tinggi, Badan Geologi Ungkap Potensi Letusan
Gunung Anak Krakatau (dok. ESDM/PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah erupsi menerus berakhir, hingga 11 September 2026 pukul 06.00 WIB telah terjadi 14 kali erupsi Strombolian.

"Kembalinya erupsi Strombolian sebagai karakteristik erupsi gunung api Anak Krakatu, untuk sementara ini diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang cukup panjang," kata Lana.

Meski demikian, Badan Geologi menegaskan potensi letusan masih tinggi. Ancaman bahaya erupsi dapat berupa lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat. "Potensi ancaman bahaya lainnya berasal dari aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi," ujar Lana.

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi hingga 11 September 2026, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap berada pada Level III (Siaga).

Lana mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau serta pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak dibolehkan memasuki dan melakukan kegiatan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Masyarakat yang terdampak abu vulkanik hasil erupsi juga direkomendasikan mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker selama beraktivitas untuk menghindari gangguan pernapasan," kata Lana.

"Sementara masyarakat di wilayah pantai Banten dan Lampung diminta tetap tenang dan tidak mempercayai isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami. Masyarakat diminta tetap mengikuti arahan BPBD setempat," imbaunya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut