Anggaran Subsidi Energi Naik Jadi Rp272,9 Triliun di RAPBN 2027, ESDM Ungkap Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap sejumlah faktor yang memengaruhi kenaikan anggaran subsidi energi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.
Adapun, angka ini naik sekitar 20,1 persen menjadi Rp272,9 triliun dibandingkan outlook subsidi energi 2026 sebesar Rp227,25 triliun.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika menjelaskan, besaran subsidi energi tidak ditentukan oleh satu faktor. Salah satunya adalah pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
"Juga nilai tukarnya juga mempengaruhi karena asumsi nilai tukarnya juga mempengaruhi itu semua kan," kata Erani saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026).
Selain nilai tukar, harga minyak dunia yang tercermin dalam asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) juga menjadi variabel penting dalam menentukan besaran subsidi energi.