Bahlil Tahan Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri
Jumat, 26 Juni 2026 - 01:00:00 WIB
"Dari 154 juta kurang 141 juta itu kan berarti tinggal 13 juta. Masa batubara habis di bulan enam? Ini ilmu abuleke apalagi gitu lho. Aku jujur-jujur saja ini, berarti kan ada sesuatu," ucap dia.
Sementara itu, pihaknya telah membentuk tim pengadaan energi primer. Tim gabungan ini beranggotakan perwakilan dari Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, Ditjen Minerba, BPKP, dan PT PLN (Persero).
Ia memastikan pembentukan tim ini agar pasokan batubara ke pembangkit tidak terjadi hambatan. Sehingga bisa terus memproduksi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Editor: Puti Aini Yasmin