JAKARTA, iNews.id - Banjir bandang melanda Kabupaten Solok, Sumatera Barat, menyebabkan ratusan rumah rusak dan dua warga masih dinyatakan hilang. Tim SAR bersama personel gabungan terus melakukan pencarian terhadap warga yang belum ditemukan.
Pemkab Solok menetapkan masa darurat bencana selama 14 hari. Puluhan warga yang terdampak masih mengungsi di tiga posko pengungsian yang telah disiapkan.
Putri KW Minta Maaf Gagal Sumbang Poin untuk Indonesia di Semifinal Bulutangkis Asian Games 2026
Banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Arus banjir membawa material berat hingga masuk ke kawasan permukiman dan kompleks pemerintahan.
Jalan, kendaraan, serta sejumlah bangunan tertutup lumpur tebal dan puing-puing akibat banjir. Material yang terbawa arus juga menutup jalur utama Solok-Padang sehingga pengendara harus menggunakan jalur alternatif.
Habiburokhman Pastikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas, Tetap Dibahas meski DPR Reses
Wakil Bupati Solok Candra mengatakan dua warga yang dilaporkan hilang hingga kini belum ditemukan. Sementara empat korban mengalami luka-luka dan telah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.