Bareskrim Polri Periksa Staf Ahli Jaksa Agung terkait Kebakaran Gedung Kejagung

Puteranegara Batubara ยท Kamis, 01 Oktober 2020 - 15:43 WIB
Bareskrim Polri Periksa Staf Ahli Jaksa Agung terkait Kebakaran Gedung Kejagung

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Penyidik Bareskrim Polri terus memeriksa saksi-saksi terkait kasus dugaan pidana kebakaran di Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Saksi yang diperiksa kali ini staf ahli Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan, penyidik pada hari ini memeriksa 4 saksi.

"Kegiatan penyidikan pada hari ini pertama penyidik telah pemeriksaan terhadap saksi 4 orang terdiri atas staf ahli Jaksa Agung," ujarnya dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Selain itu, Awi menyebut, penyidik juga memeriksa Biro Hukum Kejaksaan dan Staf Kementerian Perdagangan (Kemendag). "Saat ini sedang berlangsung tentunya nanti akan melengkapi terkait berkas perkara yang disusun penyidik," katanya.

Dalam penyelidikan ditemukan fakta adanya tukang bangunan atau kuli yang sedang melakukan pekerjaannya di lantai enam pada gedung tersebut.

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran markas Korps Adhyaksa itu. Hal itu didapatkan setelah dilakukan penyelidikan mendalam.

Penyidik menemukan sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik melainkan diduga karena open flame atau nyala api terbuka.

Api berasal dari lantai 6 ruang rapat Biro Kepegawaian Kejaksaan Agung Kemudian api dengan cepat menjalar ke ruang lain, karena diduga terdapat akseleran berupa ACP pada lapisan luar gedung dan cairan minyak lobi yang mengandung senyawa hidrokarbon serta kondisi gedung yang hanya disekat oleh bahan yang mudah terbakar seperti gypsum, lantai parkir, panel HPL, dan bahan mudah terbakar lainnya.

Dugaan peristiwa pidana itu didapati setelah penyidik melakukan olah TKP dan pemeriksaan kepada 131 saksi yang saat ini sudah dilakukan pemeriksaan. Tak hanya itu, Bareskrim juga meminta keterangan ahli pidana dan ahli kebakaran.

Editor : Djibril Muhammad