Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dasco hingga Kapolri Sambangi BEI saat IHSG Babak Belur, Soroti Masukan MSCI
Advertisement . Scroll to see content

BEI Klaim Reformasi Pasar Saham Didukung Investor Global, MSCI Masih Minta Bukti

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:15:00 WIB
BEI Klaim Reformasi Pasar Saham Didukung Investor Global, MSCI Masih Minta Bukti
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi (kanan). (Foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

BEI juga memperluas granularitas data tipe investor dari sembilan menjadi 39 kategori. Selain itu, bursa menyempurnakan publikasi High Shareholding Concentration (HSC) dengan menggunakan price impact ratio dan memperluas cakupan saham yang dipantau.

Dalam pembaruan tersebut, batas minimum kapitalisasi pasar untuk saham yang masuk cakupan HSC diturunkan dari Rp10 triliun menjadi Rp5 triliun.

“Semua itu kami lakukan sebagai perbaikan berkelanjutan dan telah kami komunikasikan kepada MSCI serta investor global,” tuturnya.

Dari sisi likuiditas, BEI menghapus batas harga terendah saham Rp50 sehingga harga saham dapat mencapai Rp1 per saham. Bursa juga mulai menerapkan short selling secara terbatas dengan pengendalian risiko.

Iding menilai kedua kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat mekanisme perdagangan saham. Karena itu, konsultasi yang dibuka MSCI tidak serta-merta berarti reformasi yang telah dijalankan Indonesia tidak mendapat pengakuan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut