Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kepala BGN Buka Suara soal Utang Rp1,6 Triliun, Janji Lunasi usai Audit
Advertisement . Scroll to see content

BGN Siapkan Dewan Pengawas Program MBG, Libatkan Ahli Gizi hingga Chef

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:32:00 WIB
BGN Siapkan Dewan Pengawas Program MBG, Libatkan Ahli Gizi hingga Chef
Kepala BGN Sudaryono mengatakan dewan pengawas program MBG akan melibatkan ahli gizi hingga chef. (Foto: Yudistiro Pranoto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) berencana membentuk Dewan Pengawas yang melibatkan kalangan profesional di bidang gizi dan kesehatan. Langkah itu untuk memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, keterlibatan para ahli dibutuhkan agar pelaksanaan program MBG mendapat pengawasan sekaligus masukan dari pihak yang memiliki kompetensi di bidangnya. BGN pun membuka ruang bagi berbagai kalangan profesional untuk ikut memberikan masukan.

"Jadi yang dewan pengawas ini memang kita intinya ingin diawasi oleh orang-orang yang kompeten," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Sejumlah profesional yang berpotensi dilibatkan antara lain ahli gizi, dokter anak, dokter gizi, dokter kandungan, hingga chef. Menurut Sudaryono, para chef dapat memberikan masukan mengenai penyusunan menu dan aspek lain yang berkaitan dengan makanan bergizi.

"Termasuk juga chef untuk bisa ngasih tips dan lain-lain. Jadi kami membuka diri terhadap segala masukan dan khususnya kami pasti akan sangat bersyukur manakala kita dibantu oleh tenaga-tenaga profesional yang betul-betul ahli di bidang itu," ujarnya.

BGN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperluas pelibatan para pakar sebelum 5 Agustus 2026. Para ahli dari berbagai bidang akan dilibatkan untuk memberikan masukan dalam penyusunan kajian bersama.

Sudaryono menyebut sejumlah persoalan yang akan menjadi perhatian, mulai dari penanganan stunting, penyusunan menu, kandungan gizi, hingga metode intervensi yang sesuai untuk wilayah dengan angka stunting tinggi.

"Dengan melibatkan banyak ahli gizi, dokter-dokter gizi, dokter anak dan lain-lain, maka kami ingin mendapatkan lebih banyak masukan terkait stunting, terkait menu, terkait kandungan gizinya dan seterusnya," tuturnya.

Selain kalangan ahli kesehatan dan gizi, BGN berencana mengundang organisasi profesi serta pemangku kepentingan lainnya. Asosiasi chef juga masuk dalam pihak yang akan diundang untuk memberikan masukan, terutama terkait penyusunan menu bergizi dalam program MBG.

"Dan kita akan mengundang yang lain-lain juga, mengundang mungkin mengundang asosiasi chef dan seterusnya kita kita ingin banyak mendengar itu," paparnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut