Bukan Salah Hitung! Ini Alasan Angka Kemiskinan RI versi BPS dan Bank Dunia Beda
BPS mengukur kemiskinan berdasarkan biaya hidup di Indonesia. Penghitungan dilakukan dengan melihat pengeluaran minimum untuk memenuhi kebutuhan pokok, baik pangan maupun non-pangan, di 75 wilayah perdesaan dan perkotaan.
Per Maret 2026, garis kemiskinan yang digunakan BPS sebesar Rp669.235 per orang per bulan atau sekitar 3,60 dolar AS per hari.
Dengan standar tersebut, tingkat kemiskinan Indonesia turun dari 8,47 persen pada Maret 2025 menjadi 8,07 persen pada Maret 2026.
“Untuk memantau kemajuan Indonesia serta merumuskan kebijakan ekonomi dan pembangunan nasional, ukuran yang ditetapkan oleh BPS adalah yang paling relevan,” tegas BPS dan Bank Dunia.
Berbeda dengan BPS, Bank Dunia menggunakan garis kemiskinan internasional untuk membandingkan standar hidup masyarakat antarnegara.