Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komnas HAM Minta Propam Polri Usut Dugaan Pelanggaran saat Ponpes di Sukoharjo Digeledah
Advertisement . Scroll to see content

DPR Desak Komnas HAM Investigasi Penggerebekan Ponpes Sukoharjo, Ada Dugaan Langgar HAM

Senin, 02 November 2026 - 11:29:00 WIB
DPR Desak Komnas HAM Investigasi Penggerebekan Ponpes Sukoharjo, Ada Dugaan Langgar HAM
Ponpes Hamalatul Quran di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban Sukoharjo dipasang garis polisi. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menilai investigasi independen diperlukan untuk memastikan fakta hukum terungkap secara objektif dan berimbang sehingga tidak memunculkan informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.

“Keterlibatan Komnas HAM, Komnas Perempuan, dan KPAI penting untuk memeriksa seluruh rangkaian peristiwa dan prosedur penggerebekan. Seluruh fakta harus dibuka secara objektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan kepolisian agar tidak menutupi dugaan kesalahan prosedur dengan alasan pelaksanaan tugas penegakan hukum. Mafirion meminta pejabat yang memberikan perintah maupun personel yang terbukti menyalahgunakan kewenangan diproses sesuai ketentuan pidana dan etik.

“Semua harus dibuka secara terbuka dan transparan, mulai dari dasar hukum, siapa yang memberi perintah, hingga perlakuan terhadap santri. Jangan sampai persoalan ini selesai hanya dengan pernyataan sepihak bahwa aparat telah menjalankan tugas,” ujarnya.

Mafirion menegaskan perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) dan hak-hak perempuan harus menjadi perhatian dalam setiap proses penegakan hukum.

“Negara wajib melindungi setiap warga negara, termasuk santriwati, ustazah, dan anak-anak di lingkungan pesantren. Jika ditemukan pelanggaran, pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan hukum,” kata Mafirion.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut