Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mensos Tegaskan Data Desil Tak Sesuai Kondisi Bisa Diperbaiki, Ini Caranya
Advertisement . Scroll to see content

DPR Minta BPS Segera Perbaiki Data Desil Tak Sesuai, Beri Tenggat 2 Minggu

Rabu, 02 September 2026 - 17:23:00 WIB
DPR Minta BPS Segera Perbaiki Data Desil Tak Sesuai, Beri Tenggat 2 Minggu
Komisi X DPR meminta BPS memperbaiki data desil masyarakat yang tidak sesuai kondisi sebenarnya maksimal 2 minggu. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan pengelompokan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) digunakan untuk menggambarkan posisi relatif tingkat kesejahteraan masyarakat. Desil bukan ukuran tunggal kondisi ekonomi maupun nominal pendapatan keluarga.

DTSEN menjadi rujukan pemerintah dalam perencanaan, penetapan sasaran, dan evaluasi berbagai program perlindungan sosial serta intervensi kebijakan agar lebih tepat sasaran.

menegaskan angka desil harus dipahami sebagai pemeringkatan relatif. Artinya, desil menunjukkan posisi sebuah keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi.

"Karena itu, angka desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukuran tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,” ujar Amalia melalui keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Minggu (30/8/2026).

Dengan demikian, desil bukan ukuran kemiskinan absolut maupun ukuran nominal pendapatan atau kekayaan keluarga. Sebagai contoh, keluarga yang berada di desil 3 berarti masuk kelompok ketiga dari 10 kelompok pemeringkatan kesejahteraan relatif.

Keluarga yang berada dalam desil sama juga belum tentu memiliki pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi yang identik. Penentuan desil tidak hanya berdasarkan satu variabel seperti penghasilan, kepemilikan barang, daya listrik, ataupun jenis pekerjaan.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut