Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Geledah Rumah 3 Wakil Rektor Unsoed, Sita Bukti Titipan Penerimaan Mahasiswa
Advertisement . Scroll to see content

Dua Eks Pejabat Kemenag Akui Beli Rumah hingga Mobil Fortuner Pakai Fee Percepatan Haji

Kamis, 17 September 2026 - 13:47:00 WIB
Dua Eks Pejabat Kemenag Akui Beli Rumah hingga Mobil Fortuner Pakai Fee Percepatan Haji
Dua pejabat Kemenag mengaku membeli rumah hingga mobil Fortuner mengguakan fee percepatan haji. (Foto: iNews.id/Yuwantoro)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua mantan pejabat Direktorat Bina Penyelenggaraan Haji Khusus Kementerian Agama (Kemenag) mengaku menggunakan uang dari fee percepatan pengisian kuota haji khusus untuk membeli sejumlah aset bernilai miliaran rupiah. Aset tersebut berupa rumah, ruko, tanah, rumah kos hingga mobil Toyota Fortuner.

Pengakuan tersebut disampaikan mantan Kasubdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus periode 2022-2023 Rizky Fisa Abadi dan mantan Kasubdit Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus periode 2023-2024 M Agus Syafi'i saat menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Jaksa dalam persidangan lebih dulu menggali asal uang yang digunakan Rizky untuk membeli rumah di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 2023."Uangnya bersumber dari pendapatan Saudara selama bekerja sebagai ASN atau bersumber dari sumber yang lain?" tanya jaksa.

"Dari yang lain, Pak," jawab Rizky.

"Dari fee percepatan tahun 2023?" cecar jaksa.

"Iya, Pak," jawab Rizky.

Rizky mengungkapkan rumah tersebut dibeli dengan nilai lebih dari Rp3 miliar. Dia juga mengakui membeli ruko sekitar Rp1 miliar pada 2023 atau 2024 dengan sumber dana yang sama.

Sementara itu, Agus Syafi'i mengaku membeli Toyota Fortuner secara tunai pada 2024 menggunakan uang fee percepatan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut