Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Saksikan IG Live MNC Sekuritas: Optimalkan THR & Dana Ramadan lewat Reksa Dana bersama BRI Manajemen Investasi
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Kasus Penipuan, PT Kampoeng Kurma Bakal Dipolisikan Ratusan Investor

Minggu, 10 November 2019 - 05:00:00 WIB
Dugaan Kasus Penipuan, PT Kampoeng Kurma Bakal Dipolisikan Ratusan Investor
Investor akan melaporkan PT Kampoeng Kurma atas dugaan penipuan investasi kavling tanah dan pohon kurma. Para pembeli tidak mendapatkan kejelasan atas investasi mereka. (Foto: Ist).
Advertisement . Scroll to see content

"Para pembeli datang ke kantor, tapi dirut PT Kampoeng Kurma (Arfah Husaifah Arshad) enggak bisa ditemui. Manajemen selalu beralasan dirut belum kembali (dari luar kota). Pembeli hanya ditemui oleh istrinya, yang merangkap plt dirut," ucap Irvan.

Mewakili para pembeli lainnya, Irvan menuntut PT Kampoeng Kurma agar segera melakukan proses refund. Bila tidak, mereka tidak segan membawa persoalan ini ke hukum.

"Gelombang pertama sudah menempuh jalur hukum tapi belum tahu hasilnya. Nah ini ratusan orang ini terkumpul, mau menempuh jalur hukum juga," ujarnya.

Penelusuran iNews.id, PT Kampoeng Kurma menawarkan investasi yang salah satu produknya disebut Prosyar, yakni investasi kavling tanah produktif syariah. Mereka mengeklaim investasi ini bebas riba.

Kavling tanah tersebut ada yang ditawarkan hanya untuk penanaman pohon kurma, ada pula yang disertai dengan rumah (perumahan). Selain itu, ada pula investasi kavling yang akan dijadikan kolam lele dengan 10.000 bibit.

Khusus pohon kurma, mereka menyebut penanaman akan dilakukan dengan sistem good agricultural practices (GAP), yakni model penanamannya sesuai teknologi kekinian yang dianjurkan oleh para ahli pertanian.

Sejauh ini manajemen PT Kampoeng Kurma belum dapat dihubungi. Sejumlah nomor kontak yang tercantum dalam laman mereka juga tidak aktif.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut