Dugaan Korupsi PT Duta Palma Group, Kerugian Negara Capai Rp78 Triliun

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 01 Agustus 2022 - 20:15:00 WIB
Dugaan Korupsi PT Duta Palma Group, Kerugian Negara Capai Rp78 Triliun
Jaksa Agung ST Burhanuddin memperkirakan kerugian negara atas dugaan korupsi dan TPPU yang dilakukan PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diperkirakan sampai Rp78 Triliun. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) memperkirakan kerugian negara atas dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diperkirakan sampai Rp78 Triliun. Kejagung diketahui sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.

"Adapun estimasi kerugian keuangan negara dan perekonomian negara berdasarkan hasil perhitungan ahli sebesar Rp78 triliun," kata Jaksa Agung ST Burhanuddin, Senin (1/8/2022). 

Dua tersangka dalam kasus ini yaitu RTR selaku Bupati Kabupaten Indragiri Hulu periode 1999-2008 dan SD yaitu pemilik PT Duta Palma Group.

Jaksa Agung menjelaskan pada 2003, SD melakukan kesepakatan dengan RTR untuk mempermudah dan memuluskan perizinan kegiatan usaha budi daya perkebunan kelapa sawit dan kegiatan usaha pengolahan kelapa sawit.

SD juga meminta persyaratan penerbitan HGU kepada perusahaan-perusahaannya di Kabupaten Indragiri Hulu di lahan yang berada dalam kawasan hutan baik HPK (Hutan Produksi yang dapat dikonversi), HPT (Hutan Produksi Terbatas), dan HPL (Hutan Penggunaan Lainnya) di Kabupaten Indragiri Hulu.

“Dengan cara membuat kelengkapan perizinan terkait Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan secara melawan hukum dan tanpa didahului dengan adanya Izin Prinsip, AMDAL dengan tujuan untuk memperoleh Izin Pelepasan Kawasan Hutan dan HGU,” ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda