Eksklusif! Mahfud MD Bongkar Peran Jokowi di Balik Terpilihnya Listyo Sigit Jadi Kapolri
“Jadi kita kasih bintang 3 dan bintang 2. Yang lain itu ada ranking-ranking bawah karena banyak kan bintang 2 ke atas itu. Pak Listyo itu diminta dimasukkan ketiga besar, yang minta itu Mensesneg Pak Pratikno,” kata Mahfud.
Dia menjelaskan, permintaan tersebut disampaikan setelah Kompolnas menyelesaikan penilaian terhadap para kandidat berdasarkan sejumlah aspek.
“Jadi ketika saya komunikasi, kami/Kompolnas sudah ngasih skor, nilai terbaik dari berbagai segi, lalu masuk Pak Praktikno supaya Listyo Sigit itu dimasukkan,” ucapnya.
Mahfud mengaku Kompolnas tidak menolak permintaan tersebut karena proses itu merupakan bagian dari kewenangan Presiden. Menurutnya, Presiden juga memiliki pertimbangan subjektif dalam menentukan sosok yang dianggap cocok menduduki jabatan Kapolri.
“Kita kan ga bisa nolak, wong itu bukan seleksi, wong itu permintaan Presiden, kan ada syarat lain yang sifatnya subjektif chemistry Presiden, Presiden merasa chemistrynya Listyo. Jadi Listyo yang ada di bawah kita naikkan ke atas,” tuturnya.