Firli Teken Surat Permintaan Bantuan Pencarian Harun Masiku ke Interpol

Riezky Maulana ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 22:48 WIB
Firli Teken Surat Permintaan Bantuan Pencarian Harun Masiku ke Interpol

Ketua KPK Firli Bahuri (kiri) memberikan keterangan pers didampingi Juru Bicara Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (17/1/2020). (Foto: iNews.id/Rizki Maulana).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah mengeluarkan surat permintaan bantuan pencarian Harun Masiku kepada Polri. Nantinya surat tersebut akan diteruskan kepada Sekretariat National Central Bureau (NCB)- Interpol Indonesia.

Ketua KPK Firli Bahuri mengaku telah menandatangani surat tersebut. "Tadi saya sudah tanda tangani permintaan bantuan pencarian ke aparat penegak hukum," katanya di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (17/1/2020).

BACA JUGA:

Kasus Suap PAW Caleg PDIP, KPK Panggil Harun Masiku Hari Ini

KPK soal Status DPO Harun Masiku: Kita Lakukan Upaya Cegah Dulu

Imigrasi Sebut Harun Masiku Dicekal, KPK Mengaku Kirim Surat Pencegahan

Harun Masiku merupakan terangka kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) caleg terpilih Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Saat ini, Harun diketahui berada di Singapura.

Firli mengatakan, saat ini penyidik KPK masih terus memburu Harun Masiku. Dia menuturkan, para tersangka yang melarikan diri ke luar negeri pasti akan kembali ke Indonesia.

Tersangka korupsi, menurut dia, berbeda dengan pelaku pembunuhan dan terorisme. Pelaku pembunuhan dan teror, Firli menyebut, siap tidur di hutan, sedangkan tersangka korupsi tidak.

"Kalau pelaku korupsi, dia akan berapa pun kerugiannya pasti kembali ke Indonesia. Tinggal kita meminta bantuan aparat penegak hukum khususnya Polri. Mereka yang punya jejaring, kita juga sudah meminta bantuan untuk mencari keberadaan tersangka," tuturnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menyatakan siap menggandeng Interpol guna mencari Harun Masiku. Pencarian itu, menurut dia, akan terlaksana apabila KPK telah mengirimkan surat resmi perihal permintaan bantuan itukepada Polri.

"Saya cek apakah pimpinan KPK sudah mengirim surat atau belum. Tapi prinsipnya kalau sudah (kirim surat) kita akan teruskan, kita akan bantu untuk di Interpol," ujar Idham di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (17/1/2020).


Editor : Djibril Muhammad