Gagalkan Pengiriman Narkoba di Balikpapan, BNN Temukan Sabu di 10 Bungkus Teh

Refi Sandi ยท Senin, 17 Januari 2022 - 15:18:00 WIB
Gagalkan Pengiriman Narkoba di Balikpapan, BNN Temukan Sabu di 10 Bungkus Teh
Rilis kasus narkoba BNN (foto: Refi Sandi)

JAKARTA, iNews.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita ratusan kilogram sabu dan belasan ribu butir ekstasi dari tiga provinsi di Indonesia. Hal itu disampaikan Kepala BNN Komjen Pol Petrus Reinhard Golose dalam konferensi pers di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (17/1/2022).

"Pengungkapan 3 kasus atau jaringan yang besar merupakan hasil kerja tim gabungan kedeputian pemberantasan yang dipimpin oleh Plt deputi bidang pemberantasan dari Dir Intelijen Interdiksi dan dari Dir Penindakan dan Pengejaran BNN RI. Serta dukungan dari BNN provinsi setempat," kata Golose.

Kasus pertama, diungkap oleh petugas BNN pada tanggal 7 Januari 2022, di wilayah Balikpapan, Kalimantan Timur. Hasil penyelidikan petugas mendapatkan informasi tentang pengiriman narkotika dari Pontianak ke Balikpapan.

Setelah dilakukan lidik, petugas mengamankan 2 tersangka berinisial AM dan MN di pelabuhan penyebrangan Kali Anau Balikpapan. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di dalam mobil double cabin yang dikendarai para tersangka dan menyita 10 bungkus teh China.

“Dari covernya teh China, berisi sabu sebesar 10,57 kilogram. Kemudian petugas melakukan pengembangan hingga akhirnya juga berhasil mengamankan tersangka IK di sebuah parkiran RS di daerah Balikpapan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, pada awal tahun ini, BNN melakukan Raid Planning and Execution (RPE) atau proses penangkapan pelaku kejahatan narkotika. Barang bukti yang disita yakni metamfetamin atau sabu sebesar 218,46 kilogram dan 16.586 butir esktasi.

"Serta tersangka sebanyak 11 orang sebagian ada di sini, di provinsi Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat," kata Golose. 

Golose mengapresiasi pemberantasan narkotika yang dilakukan jajarannya. Operasi ini disebut bisa menyelamatkan ratusan ribu jiwa dari jeratan narkotika.

Editor : Reza Fajri

Bagikan Artikel: