Indonesia Cetak Rekor Terendah Kematian DBD
Setelah sempat menghadapi lonjakan kasus cukup tajam pada 2024 akibat fenomena El Niño, Indonesia mampu melakukan pemulihan cepat pada 2025. Strategi yang lebih proaktif dan adaptif diterapkan untuk meredam dampak wabah.
Asnawi menyebut kerja keras tenaga medis dan relawan menjadi fondasi utama pencapaian ini. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga komunitas dinilai berjalan efektif.
8 Buah Rendah Gula Cocok untuk Diet, Bantu Jaga Kesehatan Tubuh
“Keberhasilan ini menunjukkan kekuatan layanan kesehatan kita dan dahsyatnya aksi komunitas, terutama melalui program Jumantik, relawan pemantau jentik kita yang bekerja dari pintu ke pintu untuk menghentikan dengue langsung dari sumbernya,” ucap dia.
Program Jumantik terus digencarkan di berbagai daerah dengan pendekatan berbasis keluarga. Edukasi mengenai 3M Plus dan pencegahan perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti dilakukan secara rutin.
Partisipasi aktif masyarakat dinilai mempercepat pengendalian penyebaran virus dengue. Upaya pemberantasan sarang nyamuk dilakukan langsung dari lingkungan tempat tinggal warga.
Dengan capaian CFR di angka 0,4 persen, Indonesia kini berada di bawah target nasional sebesar 0,5 persen. Kondisi ini menegaskan arah kebijakan kesehatan yang dinilai tepat sasaran.
Pemerintah optimistis tren positif ini dapat dipertahankan bahkan terus ditekan hingga mendekati nol. Target jangka panjang pun telah dicanangkan secara ambisius.
“Dengan menjaga tingkat fatalitas tetap jauh dibawah target nasional, Indonesia kini mantap melangkah untuk mencapai tujuan utama kita: Nol Kematian Dengue pada tahun 2030,” ujar Asnawi.
Komitmen tersebut juga diperkuat dalam forum regional yang berlangsung pada 9–10 Februari 2026. Indonesia mendorong kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarnegara di kawasan Asia Tenggara.
Dalam forum tersebut, Indonesia berharap praktik baik dalam manajemen klinis dan penguatan komunitas dapat menjadi pembelajaran bersama bagi negara-negara ASEAN. Pengalaman menghadapi lonjakan kasus dan pemulihan cepat dinilai relevan bagi kawasan tropis yang memiliki tantangan serupa.
Indonesia cetak rekor terendah kematian DBD ini sekaligus menjadi bukti bahwa kombinasi kebijakan berbasis data, kesiapsiagaan layanan kesehatan, serta gerakan masyarakat mampu menyelamatkan lebih banyak nyawa. Pemerintah pun bertekad menjaga momentum ini demi mewujudkan Indonesia bebas kematian akibat dengue pada 2030.
Editor: Dani M Dahwilani