Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahfud MD Tegaskan Pandji Tak Bisa Dihukum gegara Singgung Gibran: Tenang, Nanti Saya Bela
Advertisement . Scroll to see content

Izinkan Pendukung Sambut Habib Rizieq di Bandara, Mahfud MD: Itu Diskresi

Rabu, 13 Januari 2021 - 15:07:00 WIB
Izinkan Pendukung Sambut Habib Rizieq di Bandara, Mahfud MD: Itu Diskresi
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD. (Foto: Kemenko Polhukam).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kehadiran ribuan jemaah yang menyambut kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta, Tanggerang tak lepas dari pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Mahfud memperbolehkan para jemaah menjemput Rizieq di Bandara dengan catatan patuh terhadap protokol kesehatan.

Mahfud membeberkan alasan mengapa pada akhirnya mengizinkan penjemputan Habib Rizieq di Bandara Soekarno-Hatta pada saat itu. Menurutnya, pemberian izin tersebut adalah diskresi yang dikeluarkan untuk menghindari adanya kericuhan di berbagai tempat jika tak diperbolehkan menjemput.

"Itu yang disebut diskresi. Karena pertimbangannya pada waktu itu kalau tidak diizinkan kita khawatir meletus di berbagai tempat. Salurkan saja ke bandara," kata Mahfud dalam tayangan podcast bersama Deddy Corbuzier dilihat, Rabu (13/1/2021). 

Dia menjelaskan, pelanggaran protokol kesehatan barulah terjadi ketika Rizieq menggelar acara di Petamburan. Selama di bandara, dia mengklaim proses penjemputan berjalan tertib.

Meskipun, sambungnya, ada beberapa fasilitas umum seperti kursi yang rusak akibat hal itu, dia menilai itu bukanlah hal yang serius. Menurutnya, rusaknya kursi lantaran para jemaah sangat bersemangat menjemput pimpinannya.

"Pelanggaran itu terjadi di Petamburan, bukan di airport, karena diskresi. Di aiport itu tertib, merela tidak merusak apa-apa, bahwa ada kursi rusak itu karena mereka terlalu bersemangat Dan mereka punya niat baik untuk mengganti," katanya

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut